4 Siswa SMA Dipecat karena Menghina Guru di Facebook
Jum’at (12/02/2010) Mimpi buruk dialami MA, AN, AR dan YK, keempat siswa SMA 4 Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau ini secara tidak hormat dikembalikan kepada orang tuanya karena telah menghina seorang guru mereka dengan perkataan kotor di jejaring facebook.
Pak Yose (wakil kepsek) menyebutkan, kata-kata yang ditulis salah seorang siswa tersebut di jejaring sosial Facebook sudah menyebut sesuatu yang sensistif bagi seorang perempuan. “Akibatnya guru yang bersangkutan juga tidak sanggup lagi untuk berhadapan dengan siswa itu,” ujarnya.
Keputusan pihak sekolah mengembalikan keempat siswa tersebut kepada orang tuanya, menurut Pak Yose sudah tepat dan sesuai dengan tata tertib sekolah yang sudah disepakati. Sementara, guru keterampilan yang dihina siswanya tersebut, Bu Guru Yunita mengatakan tindakan yang dilakukan siswanya tersebut diperkirakan akibat merasa kesal dengan tugas yang diberikan.
Keputusan mengeluarkan keempat siswa karena penghinaan guru ini sangat disesalkan oleh sebagian pihak seperti teman2 siswa lainnya dan tentu saja bagi orang tua mereka. Akan tetapi menjaga kehormatan seorang guru pun memiliki prioritas tersendiri dalam kebijakan sebuah sekolah.





itu boleh juga….coz bakalan akan jadi contoh buwat anak2 yang laen….mmmm…..kebanyakan murid sekarang ma murid tempo doloe sangat jauh berbeda..tak lagi menghiraukan norma kesopana dan unggah ungguh!!!!
mana bisa jadi penerus bangsa yang berkualitas..kalo hanya dapat PR banyak aja langsung menghina dengan kata2 kotor…guru memberi tugas pun aku pikir juga demi kebaikan si siswa itu sendiri…coz kalo gak di beri PR..cenderungnya mereka maless banget belajar…
trus pas lagi ujian pernah gw salah nanda tangan daftar hadir, dengan tegasnya guru pengawas mengatakan kalo gw gak punya otak.
jadi alangkah baiknya Pihak sekolah menilai dari dua sisi, lihat juga bagaimana sikap keseharian Guru tersebut.
Trims.